Aku dan Social Distancing


Sebelumnya, aku mau bilang kalo tulisan ini merupakan kegundahan aku pribadi yaa...
Jadi wajar kalo nanti ada beda pandangan hehee,,
Aku yang gundah disini memposisikan diriku sebagai seorang pelajar,
Karena diri aku yang memposisikan sebagai AKU tidak merasa terganggu dengan kondisi saat ini,
Bukan berarti aku tidak memperdulikan dampak Pandemi ini terhadap kehidupan orang lain loh yaaa...

Naah, untuk diriku yang menjadi seorang AKU,
Berdiam diri di rumah adalah hal yang biasa aku lakukan,
Lebih tepatnya berdiam di kamar,
Melakukan segala hal yang aku suka,
Daaan menjadi lebih dekat dengan sosok AKU,
Jujur, ada tidak adanya Pandemi COVID-19 ini tidak berpengaruh terhadap sosok AKU,
AKU ini keluar halaman depan rumah pun jarang,
Pergi ke warung pun enggan, ambil surat undangan orang dari balik pintu, buka pintu depan rumah untuk beri kucing makan, dan AKU keluar pintu pagar sekedar ambil pesanan go food,
Itu sosok AKU ...
Jelaslah, terkadang pun tetangga-tetangga tidak tau dengan sosok AKU sebagai anak orangtua ku,

Berbeda dengan aku sebagai pelajar,
Payaaaah banget, engga suka, benar-benar ENGGA SUKA !
Kondisi ini benar-benar mengganggu proses perkuliahan,
Walau tetap berjalan, namun melalui sistem daring,
Aku merasa lemah dengan kelas online,
Jujur, telponan pun jarang banget-banget-banget,
Bilapun papa telpon, aku cuma jawab "iya", "engga", "yups", "mmmmm" sesingkat itu
Terkadang aku matikan telpon dari teman/kakak/adik aku, atau sengaja tak ku angkat, bila pun diangkat aku minta teman  disampingku yang bicara, sebegitunya ~
Sekarang harus dihadapkan dengan kelas online tatap muka, WAW !!!

Beneraaan deeh, perlu banget beberapa minggu untuk adaptasi perubahan ini semua...
Lompatan besar dari sosok AKU yang sebelumnya,
Mau tidak mau harus MAU, siap tidak siap harus SIAP, bisa tidak bisa harus BISA !
Perlu ada pembiasaan...
Aku pun tak tau kenapa anti banget dengan itu,
Entahlah...rasanya beda aja,
SEMANGAT !!! Pasti bisa memperbaiki kelemahan aku yang satu ini,

Aku kuat bila harus menahan RINDU atau KANGEN berkumpul dan bermain dengan teman-teman,
Masih bisa terobati lewat pesan teks, CUKUP !
Tapi untuk belajar, aku benar-benar tidak mengharapkan bila harus berbulan-bulan atau bahkan FULL SATU SEMESTER sistem daring !
Padahal pelajaran-pelajaran di semester ini benar-benar menantang, aku sudah menunggu,
Yaaah...walaupun materinya pasti sama saja bila pun dilakukan secara online atau tidak,
Tapii tetap ada yang kurang, entahlah kalian merasa hal yang sama atau tidak...
Aku sendiri tidak merasa nyaman dengan kelas online ini,

Semoga Pandemi COVID-19 segera berakhir,
Semua kehidupan kembali normal,
Aamiin.

Nb :
Ini hanya dua dari sosok diri aku,
Beda lagi dengan sosok aku sebagai seorang Relawan atau penggiat sosial, 
Oia, jangan langsung percaya sama kata-kata manis aku semisal Kangen atau Rindu,
Terkadang aku bilang gitu biar keliatan normal kayak orang lain hehee,
Jangan sungkan untuk tanya kebenarannya, 
Thanks all :)
Keep healthy and safe.


Reactions

Posting Komentar

0 Komentar